Jumat, 18 Oktober 2013

Dampak Maksiat

MENGETAHUI DAMPAK MA’SIAT Kita akan berbicara masalah ma’siat. Perlu kita ketahui bersama yang mencelakakan kita adalah perbuatan maksiat. Dimana maksiat ini sudah banyak memakan korban lantaran banyaknya tidak bisa kita hitung dengan jari korbannya. Ketahuilah jika kita melakukan ma’siat maka yang akan menjadi sasaran primer adalah anggota tubuh kita sendiri. Padahal anggota tubuh kita ini merupakan suatu ni’mat dari sang maha pencipta yang dianugerahkan kepada manusia dan sekaligus menjadi amanat yang harus dipikul untuk dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT. Alangkah berdosanya kita ketika semua itu kita gunakan dengan ma’siat, dan penghiantan kita terhadap amanat yang telah diberikan kepada kita semua meupakan bencana amat besar bagi kita. Semua anggota badan merupakan titipan atau karunia /hidayah dari Allah SWT untuk kita harus jaga. Maka dari itu kita jaga dimanapun kita berada jangan sampai ini semua akan membawa kita kebencian/kemurkaan Allah SWT. Sejatinya setiap manusia adalah pemimpin. Dan tiap-tiap diri kita kelak akan diminta pertanggungjawaban atas sesuatu yang kita pimpin. Marilah kita membuka diri bahwa seluruh anggota badan kita kelak di hari kiamat akan member kesaksian atas diri kita. Dan semuanya itu akan menceritakan semua amal perbuatan kita selagi kita hidup didunia yang sementara ini. Dan seluruh anggota badan kita akan menceritakan segala amal perbuatan kita semasih kita menjadi khalifah dipermukaan bumi Allah SWT ini dengan keterangan yang jelas. Sehingga dalam firman Allah SWT, berbunyi yang artinya: “pada hari (ketika )lisan, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan”. (An Nuur:24) Dan juga Allah SWT berfirman yang artinya: “pada hari ini kami tutup mulut mereka dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan turut memberi kesaksian kaki mereka terhadap apa yang dahulu apa yang mereka perbuat.” (Yaasiin:65 ) Maka dari itu marilah jaga diri kita dari siksa api neraka karena perbuatan kema’siatan kita. Terutama yang ketujuh macam ini. Karena dalam neraka itu terdapat tujuh pintu yang masing – masing disediakan bagi manusia sesuai dengan dosa – dosa yang diperbuat oleh ketujuh macam dosa yang diperbuat oleh anggota badan itu. 1. Lidah 2. Mata 3. Perut 4. Telinga 5. Kaki 6. Farji/kemaluan 7. Tangan

Kritikan Kader HIPERMAMUTAS Terhadap Isu

KRITIKAN KADER HIPERMAMUTAS TERHADAP ISU Saya tidak mau disebut orang mati, karena orang mati itu adalah orang yang apatis dengan eksistensinya sebagai polopor dan pembela bangsa Indonesia yang kita cintai. Maka tentunya saya sebagai mahasiswa atau saya sebagai generasi bangsa yang dimana kita sudah ditakdirkan untuk membela bangsa maka kita harus berani mengambil keputusan. Dan jangan pernah kita putus asa dalam membela Negara kita. Dan marilah kita bahu-membahu menjunjung tinggi perjuangan bangsa Indonesia yang dengan gigihnya pelopor yang telah mendahului kita melawan kaum penjajah pada saat itu. Mereka pantang menyerah, menahan lapar dan haus, meninggalkan istri dan anaknya, tidak tidur siang dan malam, dan juga mereka tidak mengharapkan jabatan asal Negara indonsia merdeka. Maka dari itu marilah kita jaga perjuangan mulia pelopor kita yang telah mendahului kita ini. Jangan pernah kita biarkan ada Negara lain yang ingin mengeksploitasi Negara Indonesai. kita adalah pemusnah dan anti KKN ketika mereka mencoba-coba menerapkan semua itu di negara kita ini. Jajahlah mereka dengan fungsi kita sebagai putra – putri bangsa Indonesia. Dewasa ini banyak generasi mudah yang lupa sejarah sehingga mereka pro dengan pemerintah. ini disebabkan karena adanya politik yang tidak sehat sebagai alat untuk menguras hak rakyat. Maka dari itu saya ingin membagi-bagi pengalaman isu mengenai kebobrokan pemerintah saat ini. Pemerintah kita sudah tidak relevan lagi mengambil kebijakannya sebagai pelayan masyarakat. Karena seperti yang kita lihat sekarang yang sudah membuat beribu-ribu juta masyarakt Indonesia jatuh miskin. Presiden kita kotemporer ini yaitu SBY isi pidato singkatnya yakni anti korupsi tapi realitanya korupsi marajalela dimana-mana dan malah menyuburkan korupsi. Identitas neolib juga dipertontonkan dengan ketidak mau tahuan pemerintah memberikan subsidi kepada rakyat. Pemotongan subsidi BBM, gas, dan listrik itu merupakan beberapa contoh kelemahan/kobobrokan pemerintah. Belum lagi penghapusan subsidi bibit, obat hama, dan pupuk bagi petani, ini fakta tak terbantahkan dari praktek system ekonomi neoliberal ala Rezim SBY-Boediono. Rezim SBY ini hanya perduli pada ekonomi makro, melalui praktek kebijakan pajak hanya diperuntukan untuk kaum kapitalis/usaha besar, proteksi bagi perbankan, intensif untuk importer, dan masih ada lagi yang belum saya sebut. Bahkan dalam kasus Mega – Skandal bailout Bank Century yang menghabiskan uang Negara sebesar 6,7 trilyun, SBY beserta antek-anteknya memandang semua ini lebih penting dibandingkan dengan insetif bagi ekonomi skala kecil yang juga banyak terbebani akibat krisis ekonomi Amerika dan Eropa. Mahasiswa yang memperjuangkan kepentingan rakyat malah mendapat hukuman di balik jeruji besi. Ironis sekali pemerintah kita sekarang ini, seharusnya para pejuang yang bertarung melawan saudara setan alias pemeritah yang kontra dengan rakyat. Ini semua demi kemaslahatan rakyat Indonesia dari penindasan. Seharusnya kita mendapat respon positif atau mendapatkan penghargaan baik. Kok malah sebaliknya mendapat hukuman dipenjara. Ada lagi satu isu yang membuat saya tidak bisa tutup mulut dan ini bukan lagi sekedar isu tapi ini adalah fakta/realita. Informasi ini membuat saya harus menulis melalui wacana ini, yakni seorang pejabat tinggi bupati buton beberapa tahun yang lalu. Tapi tidak usah saya sebut namanya ketika masih menjabat sebagai kepala negara. Ko ngomongnya ngawur kaya gitu. Dengan pedenya dia mengatakan bahwa batuatas merupakan salah satu Pulau nusa kambangan. Tapi lagi – lagi asumsi ini tidak benar dan saya pribadi sebagai putra daerah menantang orang yang mengatakan statement itu. Karena menurut pemahaman saya kalau kita berbicara nusakambangan, itu merupakan salah satu tempat pembuangan atau pengasingan para penjahat/narapidana berat dan tidak ada lagi nego dan toleransi bagi orang yang melanggarnya dan tidak ada lagi peluang untuk keluar dari pulau/tempat itu. Tapi kenyataannya setiap pegawai yang ditugaskan di Batuatas itu bisa juga mereka keluar dari batuatas selaku tempat dimana mereka cari uang. Dan bahkan mereka ketika pulang di daratannya masing – masing membawa cerita bagus mengenai indahnya bertugas di Batuatas. Paradigm pragmatis/mindset bobrok semacam itu perlu kita harus ganti dengan paradigm holistic dalam menggambarkan atau dalam menyampaikan sesuatu. Karena dengan berparadigma holistiklah yang akan membuat kita besar dan maju dalam membangun diri kita sebagai khalifah di permukaan bumi pada khususnya. Dan pada umumnya akan membuat masyarakat percaya dengan apa yang kita sampaikan. Ini semua awal dari kesalahan cara kita berpikir. Sehingga menimbulkan pertikaian antara umat seagama. Maka dari itu saya minta kepada kita semua marilah kita menjadi orang yang baik dengan menjaga anggota badan kita sendiri. Padahal badan itu merupakan suatu ni’mat dari Allah SWT yang dianugerahkan kepada kita dan sekaligus menjadi amanat yang perlu kita harus jaga karena ini semua akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT. Maka dari itu jagalah dirimu baik-baik dari segala apa yang kita lihat. Terutama anggota badan kita yang tujuh macam ini: 1. Mata 2. Telinga 3. Lidah 4. Perut 5. Farji (kemaluan) 6. Tangan 7. Kaki

Indahnya Mengenal Budaya Batuatas

INDAHNYA MENGENAL BATUATAS Batuatas merupakan salah satu pulau yang termasuk pulau buton. Batuatas ini dulu masih kecamatan sampolawa. Tapi sekarang batuatas sudah membentuk kecamatan sendiri yaitu kecamatan Batuatas. Ini semua karena sudah banyak generasi-generasi muda batuatas yang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi sehingga dengan ilmu yang mereka dapat itulah sehingga putra-putri batuatas berinisiatif untuk mentanerkan batuatas dengan membentuk kecamatan tersendiri untuk dikenal di seluruh penjuru dunia. Kecamatan Batuatas terbentuk belum cukup terlalu lama. Namun tak urung cepat menjadi bahan perbincangan orang bahwa batuatas memiliki keindahan alam. Dan juga batuatas sebagai pusat terumbu karang dunia, serta memiliki bermacam-macam jenis ikan. Tapi ini semua belum di tahu oleh masyarakat luar Batuatas. Seandainya saja ini sudah di tahu oleh masyarakat luar tentunya mereka akan memusatkan penelitian khususnya mengenai kelautan dan umumnya akan menjadi penelitian dan kunjungan banyak orang di batuatas. Ada hal lain yang yang menarik untuk dikenang yaitu kepribadian masyarakat batuatas sehingga kotemporer ini masyarakat batuatas selalu merayakan cultural itu. Seperti Baruga Liwu Dan Baruga Buki. Adapun budaya ini masing – masing dirayakan sekali setahun. Baruga Buki Baruga Buki merupakan salah satu adat kebiasaan masyarakat Taduasa, Wacuala, Wambongi, dan Babala yang diadakan sekali setahun. Biasanya baruga ini diadakan di bulan februari. Dan kegiatan ini sebelum diadakan masyarakat Taduasa, Wacuala, Wambongi, dan Babala memusyawarahkan di lokasi baruga buki. Dimana lokasi baruga buki ini terletak di tengah gunung Batuatas. Setelah mereka mendapatkan titik sepakat dan mufakat untuk akan diadakannya acara baruga buki ini. Mereka membersihkan halaman baruga untuk kelancaran dan kenyamanan seluruh masyarakat batuatas yang hadir di acara tersebut. Bagi beberapa individu bagian daripada masyarakat yang akan mengadakan kegiatan baruga. Dan mempunyai modal untuk membeli bahan-bahan konsumsi untuk keperluan masyarakat yang akan hadir pada acara ini. Mereka mencari lokasi untuk membuat warung dengan harapan moment inilah sehingga mereka bisa menjual makanan, minuman dan lain sebagainya yang menjadi kebutuhan masyarakat yang ikut merayakan kegiatan ini. Baruga buki diadakan selama durasi waktu satu minggu. Adapun prosesi kegiatannya seperti berikut: 1. Pitakaano honicu Pitakano hunicu ini merupakan salah acara rangkaian awal sebelum orang mendatangi atu meramaikan acara baruga. Maka diadakanlah pitakaano honicu ini. 2. Pitakaano Mancuana Ini diadakan pada hari pertama acara baruga akan dilaksanakan. Dan biasanya pada pitakano mancuana ini banyak masyarakat yang datang dari anak kecil, remaja, pemuda-pemudi, orang tua, kakek-kakek dan nenek-nenek. Masyarakat yang tercatat namanya dalam kegiatan ini biasanya pemuda-pemudi, dan orang tua. Dan bagi yang tidak ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini maka dikena denda. Dan besoknya kakak-kakak baruga yang sudah dipercaya untuk menagih dengan memukul gendang kecil mengambil uang adapun besar uang yang ditagih sesuai hasil kesepakatan tokoh-tokoh masyarakat atau panitia baruga buki. 3. Pitakaano anamohane Pitakaano anamohane ini kadang hanya dihadiri anamohane (laki-laki remaja) dan mouse (perempuan). Biasanya pitakaano anamohane ini merupakan acara joget dimana joget ini, satu malam suntuh. 4. Pangibi Pangibi ini biasanya di pertunjukan pitakaano mancuana. Bagi yang pintar pangibi(perempuan) mereka dengan pedenya tampil di depan dengan memakai kostum adat buton (tarian) datanglah laki-laki sebagai pasangannya untuk menghibur orang banyak di lokasi baruga itu. Setelah selesai mereka pangibi laki-laki memberikan uang kepada perempuan selaku pasangan pangibinya. Dan besar uangnya tergantung laki-laki. 5. Angkona Angkona merupakan salah satu permainan dadu yang sering diadakan ketika kegiata baruga. 6. Potaro’a Potaro’a ini merupakan salah satu permainan domino . 7. Boke’a Boke’a merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dengan baruga yakni penyabukan ayam dengan dipasangkan ataun diikatkan pisau kecil pada salah satu kaki ayam. 8. Pitaka’a Pitaka’a merupakan salah satu hal kursial yang diadakan di dalam kegiatan prosesi baruga, dimana pitaka’a ini di hadiri oleh semua masyarakat yang terlibat ataupun yang tidak terlibat. 9. Picunbela’ano Pocuno Manu Kegiatan ini dilaksanakan ketika malam ramah tamah acara prosesi baruga sudah berakhir. 10. Manca’a Ini dilaksanakan pagi-pagi sebelum prosesi kegiatan Picunbela’ano Pocuno Manu. 11. Pohendeano ganda’a kegiatan ini merupakan selesainya kegiatan dan biasanya Pohendeano ganda’a ini tidak dihadiri seluruh masyarakat tapi dihadiri hanya mancuana kampo. 12. Pokondosa’a Kegiatan ini diperuntukan hanya untuk orang-orang yang sudah wajib hadir dalam baruga buki. Dan ketika tidak datang maka dikena denda.

Indahnya Mengenal Batuatas

INDAHNYA MENGENAL BATUATAS
Batuatas merupakan salah satu pulau yang termasuk pulau buton. Batuatas ini dulu masih kecamatan sampolawa. Tapi sekarang batuatas sudah membentuk kecamatan sendiri yaitu kecamatan Batuatas. Ini semua karena sudah banyak generasi-generasi muda batuatas yang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi sehingga dengan  ilmu yang mereka dapat itulah sehingga putra-putri batuatas berinisiatif untuk mentanerkan batuatas dengan membentuk kecamatan tersendiri untuk dikenal di seluruh penjuru dunia. Kecamatan Batuatas terbentuk belum cukup terlalu lama. Namun tak urung cepat menjadi bahan perbincangan orang bahwa batuatas memiliki keindahan alam. Dan juga batuatas sebagai pusat terumbu karang dunia, serta memiliki bermacam-macam jenis ikan. Tapi ini semua belum di tahu oleh masyarakat luar Batuatas. Seandainya saja ini sudah di tahu oleh masyarakat luar tentunya mereka akan memusatkan penelitian khususnya mengenai kelautan dan umumnya akan menjadi penelitian dan kunjungan banyak orang di batuatas.
Ada hal lain yang yang menarik untuk dikenang yaitu kepribadian masyarakat batuatas sehingga kotemporer ini masyarakat batuatas selalu merayakan cultural itu. Seperti Baruga Liwu Dan Baruga Buki. Adapun budaya ini masing – masing dirayakan sekali setahun.
*      Baruga Buki
Baruga Buki merupakan salah satu adat kebiasaan masyarakat Taduasa, Wacuala, Wambongi, dan Babala yang diadakan sekali setahun. Biasanya baruga ini diadakan di bulan februari. Dan kegiatan ini sebelum diadakan masyarakat Taduasa, Wacuala, Wambongi, dan Babala memusyawarahkan di lokasi baruga buki. Dimana lokasi baruga buki ini terletak di tengah gunung Batuatas. Setelah mereka mendapatkan titik sepakat dan  mufakat untuk  akan diadakannya acara baruga buki ini. Mereka membersihkan halaman baruga untuk kelancaran dan kenyamanan seluruh masyarakat batuatas yang hadir di acara tersebut. Bagi beberapa individu bagian daripada masyarakat yang akan mengadakan kegiatan baruga. Dan mempunyai modal untuk membeli bahan-bahan konsumsi untuk keperluan masyarakat yang akan hadir pada acara ini. Mereka mencari lokasi untuk membuat warung dengan harapan  moment inilah sehingga mereka bisa menjual makanan, minuman dan lain sebagainya yang menjadi kebutuhan masyarakat yang ikut merayakan kegiatan ini. Baruga buki diadakan selama durasi waktu satu minggu.
 Adapun prosesi kegiatannya seperti berikut:
1.      Pitakaano honicu
Pitakano hunicu ini merupakan salah acara rangkaian awal sebelum orang mendatangi atu meramaikan acara baruga. Maka diadakanlah pitakaano honicu ini.
2.      Pitakaano Mancuana
Ini diadakan pada hari pertama acara baruga akan dilaksanakan. Dan biasanya pada pitakano mancuana ini banyak masyarakat yang datang dari anak kecil, remaja, pemuda-pemudi, orang tua, kakek-kakek dan nenek-nenek.  Masyarakat yang tercatat namanya dalam kegiatan  ini biasanya pemuda-pemudi, dan orang tua. Dan bagi yang tidak ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini maka dikena denda. Dan besoknya kakak-kakak baruga yang sudah dipercaya untuk menagih dengan memukul gendang kecil mengambil uang adapun besar uang yang ditagih sesuai hasil kesepakatan tokoh-tokoh masyarakat atau panitia baruga buki.
3.      Pitakaano anamohane
Pitakaano anamohane ini kadang hanya dihadiri anamohane (laki-laki remaja) dan mouse (perempuan). Biasanya pitakaano anamohane ini merupakan acara joget dimana joget ini, satu malam suntuh.
4.      Pangibi
Pangibi ini biasanya di pertunjukan pitakaano mancuana. Bagi yang  pintar pangibi(perempuan) mereka dengan pedenya tampil di depan dengan memakai kostum adat buton (tarian) datanglah laki-laki sebagai pasangannya untuk menghibur orang banyak di lokasi baruga itu. Setelah selesai mereka  pangibi laki-laki memberikan uang kepada perempuan selaku pasangan pangibinya. Dan besar uangnya tergantung laki-laki.
5.      Angkona
Angkona merupakan salah satu permainan dadu yang sering diadakan ketika kegiata baruga.
6.      Potaro’a
Potaro’a ini merupakan salah satu permainan domino .
7.      Boke’a
Boke’a merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dengan baruga yakni penyabukan ayam dengan dipasangkan ataun diikatkan pisau kecil pada salah satu kaki ayam.
8.      Pitaka’a
Pitaka’a merupakan salah satu hal kursial yang diadakan di dalam kegiatan prosesi baruga, dimana pitaka’a ini di hadiri oleh semua masyarakat yang terlibat ataupun yang tidak terlibat.
9.      Picunbela’ano Pocuno Manu
Kegiatan ini dilaksanakan ketika malam ramah tamah acara prosesi baruga sudah berakhir.
10.  Manca’a
Ini dilaksanakan  pagi-pagi sebelum prosesi kegiatan  Picunbela’ano Pocuno Manu.
11.  Pohendeano ganda’a
kegiatan ini merupakan selesainya kegiatan dan biasanya Pohendeano ganda’a ini tidak dihadiri seluruh masyarakat tapi dihadiri hanya mancuana kampo.
12.  Pokondosa’a
Kegiatan ini diperuntukan hanya untuk orang-orang yang sudah wajib hadir dalam baruga buki. Dan ketika tidak datang maka dikena denda.

Kamis, 21 Maret 2013

Minggu, 03 Februari 2013

SK Pengurus PK IMM FKIP UMK Periode 2012-2013

LAPORAN HASIL MUSYAWARAH III
KOMISARIAT FKIP UMK








2011/2012






Mukaddimah
Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah yang maha kuasa atas restu serta karunianyalah sehinggga laporan ini dapat diselesaikan, salawat dan salam kita hanturkan kepada junjungan nabi besar kita Muhammad Saw yang menjadi teladan, idola serta manusia luar biasa yang di akui oleh seluruh umat di dunia ini.
Sehubungan telah dilaksanakannya Musyawarah Komisariat III PK IMM FKIP maka seluruh tugas dan tangguing jawab menjadi kewajiban pengurus yang terpilih, oleh karena itu sesuai ADRT PK IMM yang tepilih dalam kepengurusan yang baru harus mendapatkan SK terlebih dahulu sebagai bukti bahwa yang bersangkutan benar-benar pengurus yang baru di PK IMM FKIP UMK yang telah diresmikan dan di akui oleh PC IMM Kota Kendari.
Pimpinan PK IMM FKIP mempunyai tanggung jawab yang lebihg besar pula karena peran pimpinan terdahulu sangat dibutuhklan dalam hal ini menyarankan atau mengarahkan bagaimana suatu oraganisasi dapat maju dan berkembang, PK IMM FKIP  yang baru terpilih mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mengelola dan memajukan komisariat dengan mengikuti ADRT organisasi serta arahan daripada senior atau PK IMM FKIP sebelumnya.
Berdasarkan hasil keputusan Musyawarah Komisariat III PK IMM FKIP UMK maka setiap kader yang mempunyai tanggung jawab masing-masing haruslah selalu menjalin komunikasi serta dukungan dari masing-masing kader guna menjalin silaturahim dan membangun komisariat lebih baik dari yang sebelumnya.

                                                                                                Kendari, 30 Muharram 1434 H
                                                                                                               14 Desember 2012 M












\





PIMPINAN KOMISATRIAT 
IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH
 (Muhammadiyah  Students Association)
FKIP UMK
Sekretariat : Jl.KH. Ahmad Dahlan No. 10 Kendari HP. 081935328249


 


Lampiran : Surat Nomor. 01/A.10 /XXV/2012 Perihal Permohonan SK Pengurus  PK IMM FKIP UMK Periode 2012-2013
Ketua Umum                                                   : La Arcan
Ketua Bidang  Organisasi                                  : Minartin
Ketua Bidang Kader                                          : Supratman
Ketua Bidang Hikmah                                      : Ali Sutimin Pratama
Ketua Bidang Riset dan Keilmuan                     : Nursani Rasyid
Ketua Bidang Media dan Informasi                   : Siti Zuhra
Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat           : Nurlia Erani
Ketua Bidang Sosial dan Kewirausahaan           : Lisnawati
Ketua Bidang Tablig dan Kajian Islam               : Anas 
Ketua Bidang  Olahraga ,Seni dan Budaya         : Adyansyah
Ketua Bidang Immawati                                   : Marlin

Sekretaris Umum                                             : Rzkiani
Sekretaris Bidang  Organisasi                            : Sarman
Sekretaris Bidang  Kader                                   : Sukmawan
Sekretaris Bidang  Hikmah                                : Yusrin
Sekretaris Bidang  Riset dan Keilmuan              : Misra Saridu
Sekretaris Bidang  Media dan Informasi                         : Hasriani
Sekretaris Bidang  Pemberdayaan Masyarakat    : Nurliani 
Sekretaris Bidang  Sosial dan Kewirausahaan     : Marliana
Sekretaris Bidang  Tablig dan Kajian Islam        : Yeni
Sekretaris Bidang   Olahraga ,Seni dan Budaya              : Bay Juli 
Sekretaris Bidang  Immawati                             :Widiyanti

Bendahara Umum                                           : Siti Nirmala
Bendahara  I                                                     : Yuni Fitriani
Bendahara II                                                     : Wa Ode Sariani